Tuesday, July 17, 2018

Bacaan Adzan, Iqomah Dan Do'a

Kumandang adzan selalu terdengar disetiap ingin masuk waktu shalat fardhu.
Adzan adalah pemberitahuan atau seruan. Sebagaimana Allah berfirman dalam surat At Taubah Ayat 3:

وَأَذَانٌ مِنَ اللَّهِ وَرَسُولِهِ إِلَى النَّاسِ

Latin :
"Wa adanun minallahi wa rosullihi illannasi"

Artinya :
"Dan (inilah) suatu seruan atau pemberitahuan dari Allah dan Rasul-Nya kepada umat manusia – (QS. At-Taubah : 3)"

Bacaan Lafadz Adzan :

(2x) اَللهُ اَكْبَر، اَللهُ اَكْبَر
(2x) أَشْهَدُ اَنْ لاَ اِلَهَ إِلاَّاللهُ
(2x) اَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ
(2x) َيَّ عَلَى الصَّلاَةِ
(2x) حَيَّ عَلَى الْفَلاَحِ
(1x) اَللهُ اَكْبَر , اَللهُ اَكْبَر
(1x) لاَ إِلَهَ إِلاَّالله

Latin :
Allaahu Akbar Allaahu Akbar. (2x)
Asyhadu allaa illaaha illallaah. (2x)
Asyhadu anna Muhammadar rasuulullah. (2x)
Hayya 'alas-shalaah (2x)
Hayya 'alal-falaah. (2x)
Allaahu Akbar, Allaahu Akbar (1x)
Laa ilaaha illallaah (1x)

Artinya :
Allah Maha Besar, Allah Maha Besar.
Aku menyaksikan bahwa tiada Tuhan selain Allah.
Aku menyaksikan bahwa nabi Muhammad itu adalah utusan Allah.
Marilah Sembahyang (shalat).
Marilah menuju kepada kejayaan.
Allah Maha Besar, Allah Maha Besar.
Tiada Tuhan selain Allah.

Untuk Adzan yang dikumandangkan saat akan sholat shubuh, maka tambahkan lafadz :


اَلصَّلاَةُ خَيْرٌ مِنَ النَّوْمِ ( Ash-shalaatu khairum minan-nauum )

yang artinya “ Sholat itu lebih baik dari pada tidur ” dan dibaca 2x setelah lafadz Hayya 'alal-falaah


( حَيَّ عَلَى الْفَلاَحِ ).

Setelah muadzin mengumandangkan Adzan dianjurkan untuk membaca doa setelah adzan begitu juga setelah mengumandangkan iqomah dianjurkan pula untuk membaca doa setelah iqomah. waktu diantara adzan dan iqomah merupakan waktu yang baik untuk berdoa dimana doa itu akan dikabulkan, oleh sebab itu anjurkan bagi kita untuk memperbanyak doa pada waktu tersebut. untuk bacaan lafadz iqomah beserta latin dan terjemahnya adalah sebagai berikut

Lafadz Iqomah

اَللهُ اَكْبَرُ ،اَللهُ اَكْبَرُ
أَشْهَدُ اَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّااللهُ
اَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ
حَيَّ عَلَى الصَّلَاةِ
حَيَّ عَلَى الْفَلَاحِ
قَدْ قَامَتِ الصَّلَاةُ ،قَدْ قَامَتِ الصَّلَاةُ
اَللهُ اَكْبَرُ ،اَللهُ اَكْبَرُ
لَاإِلٰهَ إِلاَّاللهُ

Allaahu Akbar, Allaahu Akbar
Asyhadu allaa illaaha illallaah
Asyhadu anna Muhammadar rasuulullah
Hayya 'alashshalaah
Hayya 'alalfalaah
Qad qaamatish-shalaah, Qad qaamatish-shalaah
Allaahu Akbar, Allaahu Akbar
Laa ilaaha illallaah

Artinya :
Allah Maha Besar, Allah Maha Besar.
Aku bersaksi bahwa Tiada Tuhan melainkan Allah.
Aku bersaksi bahwa nabi Muhammad itu adalah utusan Allah.
Marilah Sembahyang (sholat).
Marilah menuju kepada kejayaan.
Sesungguhnya sudah hampir mengerjakan sholat.
Allah Maha Besar, Allah Maha Besar.
Tiada Tuhan melainkan Allah.


Do'a Sesudah Adzan Dikumandangkan

اللَّهُمَّ رَبَّ هَذِهِ الدَّعْوَةِ التَّامّةِ وَالصَّلاَةِ الْقَائِمَةِ آتِ سَيِّدَ نَا مُحَمَّدَا ن الْوَسِيْلَةَ وَالْفَضِيْلَةَ وَالشَّرَفَ وَالدَّ رَجَةَ العَالِيَةَالرَّفِيعَةَ وَابْعَثْهُ مَقَامًا مَّحْمُوْدَاإ الَّذِيْ وَعَدْتَهُ إِنَّكَ لاَتُخْلِفُ الْمِيْعَادِ

" Allahumma rabba haadzihid-da’watit taammah wash-shalaatil-qaa'imah, aati sayyidinaa Muhammadanil-wasiilata wal-fadhiilah wasy-syarofa wad-darojatal-'aaliyatar-rofii'ah, wab' atshul-maqaamam-mahmuudanil-ladzii wa’adtah innaka laa tukhliful-mii’aad. "

Artinya : “Ya Allah, penguasa panggilan yang sempurna (adzan dan qomat) dan shalat yang didirikan, berikanlah kepada nabi Muhammad washilah, keanugerahan, kemulyaan, dan derajat yang luhur, keistimewaan dan tempatkanlah di tempat yang mulia yang telah Engkau janjikan. Sesungguhnya Engkau tidak (pernah) menyalahi janji. ”

Bacaan Sholat Lima Waktu

Sholat 5 waktu adalah kewajiban yang harus ditaati serta di laksanakan oleh semua umat islam yang sudah baligh dan berakal, tidak boleh seorang pun berani untuk meninggalkannya meski dalam keadaan rumit atau sakit, bahkan sholat wajib atau fardhu ini harus tetap di laksanakan selama nayawa masih di dalam raga dan pikiran masih dalam keadaan waras. Dan apabila ada yang berani meninggalkannya baik itu di sengaja atau karena malas, maka dua kemungkinan baginya, apakah termasuk orang murtad ataupun memang sudah berganti agama.

Sholat fardhu adalah ibadah yang sudah di tentukan waktu-waktunya, jam berapa harus mulai dan sampai jam berapa akhirnya, maka bagi orang islam tidak hanya di anjurkan mengetahui tata cara, bacaan sholat dan kewajiban sholat tetapi juga di tuntut untuk mengetahui jadwal sholat 5 waktu. Sebagai perintah sholat yang tercantum dalam salah satu ayat al-qur’an, “Maka Dirikanlah shalat itu (sebagaimana biasa). Sesungguhnya shalat itu adalah fardhu yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman”. (QS. al-Nisa’ 04 : 103).

Maka di karenakan sholat ini merupakan sebuah kewajiban, bagi siapa saja yang akan mengerjakannya harus mentaati dan mengetahui syarat dan rukun yang sudah di tentukan untuk sholat tersebut di antara syaratnya yaitu beragama islam, Suci dari hadas kecil atau besar kecuali jika tidak menemukan air dan debu, Sudah baligh dan berakal , Mengetahui tata cara sholat, Mengetahui masuknya waktu sholat, Menghadap kiblat, Menutup aurat dengan batasan aurat yang sudah di tentukan dalam syariat.

Sedangkan untuk rukun sholat yaitu muali dari membaca Niat, takhbirotul ikhram, Berdiri bagi orang yang mampu, Membaca surat Fatihah di setiap rakaat, Ruku‘ disertai thuma’ninah, I’tidal, Sujud dua kali, Duduk di antara dua sujud, Duduk tasyahhud akhir, Membaca bacaan tasyahhud akhir, Membaca shalawat kepada Nabi Muhammad saw setelah membaca tasyahhud, Membaca salam yang pertama, Tartib atau mengerjakan rukun-rukun sholat sesuai dengan urutannya masing-masing. Dan berikut adalah bacaan niat sholat 5 waktu.
 

Berikut Bacaan Shalat :
 
1. Niat

Niat Shalat Isya

اُصَلّى فَرْضَ الْعِشَاءِ اَرْبَعَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً مَأْمُوْمًا/إِمَامًا ِللهِ تَعَالَى

Ushalli fardhol ‘isya’i arba’a rakatain mustaqhbilal kiblati ada-an ma’muman/imaaman lillahi ta’ala

Artinya : Aku berniat shalat fardu ‘Isya empat raka’at menghadap kiblat sebagai ma’mum/imam karena Allah Ta’ala

Niat Shalat Subuh

اُصَلّى فَرْضَ الصُّبْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً مَأْمُوْمًا/إِمَامًا ِللهِ تَعَالَى

Ushalli fardhol subhi rakataini mustaqhbilal kiblati ada-an ma’muman/imaaman lillahi ta’ala

Artinya : Aku berniat shalat fardu Shubuh dua raka’at menghadap kiblat sebagai ma’mum/imam karena Allah Ta’ala

Niat Shalat Dzuhur

اُصَلّى فَرْضَ الظُّهْرِاَرْبَعَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً مَأْمُوْمًا/إِمَامًا ِللهِ تَعَالَى

Ushalli fardhol dzuhri arba’a rakatain mustaqhbilal kiblati ada-an ma’muman/imaaman lillahi ta’ala

Artinya : Aku berniat shalat fardu Dhuhur empat raka’at menghadap kiblat sebagai ma’mum/imam karena Allah Ta’ala

Niat Shalat Ashar

اُصَلّى فَرْضَ الْعَصْرِاَرْبَعَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً مَأْمُوْمًا/إِمَامًا ِللهِ تَعَالَى

Ushalli fardhol ashri arba’a rakatain mustaqhbilal kiblati ada-an ma’muman/imaaman lillahi ta’ala

Artinya : Aku berniat shalat fardu ‘Ashar empat raka’at menghadap kiblat sebagai ma’mum/imam karena Allah Ta’ala

Niat Shalat Maghrib

اُصَلّى فَرْضَ الْمَغْرِبِ ثَلاَثَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً مَأْمُوْمًا/إِمَامًا ِللهِ تَعَالَى

Ushalli fardhol maghribi tsalasa rakatain mustaqhbilal kiblati ada-an ma’muman/imaaman lillahi ta’ala

Artinya : Aku berniat shalat fardu Maghrib tiga raka’at menghadap kiblat sebagai ma’mum/imam karena Allah Ta’ala

2 Takhbirotul Ikhram

اَللهُ اَ كْبَرُ

ALLAHU AKBAR

3. Bacaan Do’a Iftitah

اَللهُ اَكْبَرْكَبِيْرًا وَاْلحَمْدُ لِلهِ كَشِيْرًا وَسُبْحَانَ للهِ بُكْرَةً وَاَ صِيْلَا

Allahu akbar kabiraa wal-hamdu lillahi katsiiraa wa subhaanallaahi bukrataw wa ashiilaa.

اِنِّيْ وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِيْ فَطَرَ السَّمَوَاتِ وَاْلاَرْضِ حَنِيْفًامٌسْلِمًاوَمَ اَنَامِنَ اْلمُشْرِكِيْنَ

Innii wajjahtu wajhiya lil-laadzii fatharas-samaawaati wal ardha haniifam muslimaw wa maa ana minal-musyrikiin.

اِنَّ صَلَا تِيْ وَنُسُكِيْ وَمَحْيَايَ وَمَمَا تِيْ لِلَّهِ رَبِّ اْلعَالَمِيْنَ لَاشَرِيْكَ لَهُ وَبِذَ لِكَ اُمِرْ تُ وَاَنَامِنَ
اْلمُسْلِمِيْنَ

Inna shalaatii wa nusukii wa mahyaaya wa mamaatii lillaahi rabbil -‘aalamiin. Laa syariikalahu wa bi dzaalika umirtu wa ana minal -muslimiin.

4. Membaca Al-Fatihah

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ
الْحَمْدُ للهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ, الرَّحْمَـنِ الرَّحِيْمِ, مَالِكِ يَوْمِ الدِّيْنِ, إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِيْنُ, اِهْدِنَا الصِّرَاطَ المُستَقِيْمَ, صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيهِمْ, غَيْرِ المَغْضُوْبِ عَلَيْهِمْ وَلاَ الضَّالِّيْنَ. آمِيْنَ

Bismillaahir-rahmaanir-rahiim, Al-hamdu lillaahi rabbil-‘aalamiin, Ar-rahmaanir-rahiim, Maaliki yaumid-diin, Iyyaaka na’budu wa iyyaaka nasta’iin, Ihdinash-shiraatal-mustaqiim, Shiraatal-ladziina an’amta ‘alaihim, Ghairil-maghdhuubi ‘alaihimwa ladh-dhaalliin. Aamiin

5. Membaca Salah Satu Surat Dari Al-Qur’an Misalnya :

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ
قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ, مَلِكِ النَّاسِ, إِلهِ النَّاسِ, مِنْ شَرِّ الْوَسْواسِ الْخَنَّاسِ, الَّذِي يُوَسْوِسُ فِي صُدُورِ النَّاسِ, مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ

Bismillaahir-rahmaanir-rahiim, Qul a’uudzu bi rabbin-naas, Malikin-naas, Ilaahin-naas, Min Syarril-waswaasil-khannaas, Alladzii yuwaswisu fii shuduurin-naas, Minal-jinnati wan-naas.

6. Ruku

سُبْحَانَ رَبِّيَ اْلعَظِيْمِ وَبِحَمْدِهِ

Subhaana rabbiyal-‘adhiimii wa bi hamdih. 3 kali

Artinya : Maha Suci Tuhan Yang Maha Agung serta memujilah aku kepada-Nya.

7. I’tidal

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَهُ
رَبَّنَا لَكَ اْلحَمْدُ مِلْءُالسَّمَوَاتِ وَمِلْءُاْلاَرْضِ وَمِلْءُ مَا شِعْتَ مِنْ شَيْءٍ بَعْدُ

Sami’allaahu li man hamidah.

Rabbanaa lakal-hamdu mil’us-samaawaati wa mill-ul-ardhi wa mil’u maa syita min syai’in ba’du.

Artinya : Allah mendengar orang yang memuji-Nya.
Ya Allah tuhan kami! Bagi-Mu segala puji, sepenuh langit dan bumi, dan sepenuh barang Kau kehendaki sesudah itu.

8. Sujud

سُبْحَانَ رَبِّيَ اْلاَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Subhaana rabbiyal-a’laa wa bi hamdih. 3 kali

Artinya : Maha Suci Tuhan Yang Maha Tinggi serta memujilah aku kepada-Nya.

9. Duduk Antara Dua Sujud

رَبِّ اغْفِرْلِى وَارْحَمْنِىْ وَاجْبُرْنِىْ وَارْفَعْنِى وَارْزُقْنِىْ وَاهْدِ نِىْ وَعَا فِنِىْ وَاعْفُ عَنِّىْ

Rabbighfirlii warhamnii wajburnii warfa’nii warzuqnii wahdinii wa ‘aafinii wa’fu ‘annii.

Artinya : Ya Allah, ampunilah dosaku, belas kasihanilah aku dan cukupkanlah segala kekuranganku dan angkatlah derajatku dan berilah rezeki kepadaku, dan berilah aku petunjuk da berilah kesehatan kepadaku dan berilah ampunan kepadaku.

10. Sujud Kedua

سُبْحَانَ رَبِّيَ اْلاَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Subhaana rabbiyal-a’laa wa bi hamdih. 3 kali

Artinya : Maha Suci Tuhan Yang Maha Tinggi serta memujilah aku kepada-Nya.

11. Duduk Tasyahud / Tahiyat Awal

آلتَّحِيَّاتُ اْلمُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُالطَّيِّبَاتُ لِلَّهِ اَلسَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِيُّ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ اَلسَّلاَمُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللهِ الصَّالِحِيْنَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًارَسُوْلُ اللَّهِ اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَ سَيِّدِ نَامُحَمَّدٍ

At-tahiyyatuul-mubaarakaatush-shalawaatuth-thayyibaatu lillaah. As-salaamu ‘alaika ayyuhan-nabiyyu wa rahmatullaahi wa barakaatuh, as-salaamu ‘alainaa wa ‘alaa ‘ibaadillaahish-shaalihiin. Asyhadu an laa ilaaha illallaah, wa ayhadu anna Muhammadar Rasulullaah. Allahumma shalli ‘alaa sayyidinaa Muhammad.

Artinya : “Segala kehormatan, keberkahan, kebahagiaan dan kebaikan bagi Allah. Salam, rahmat dan berkah-Nya kupanjatkan kepadamu wahai Nabi (Muhammad). Salam (keselamatan) semoga tetap untuk kami seluruh hamba yang shaleh-shaleh. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan melainkan Allah. Dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah. Ya Allah! Limpahilah rahmat kepada Nabi Muhammad.

12. Tasyahud Akhir

آلتَّحِيَّاتُ اْلمُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُالطَّيِّبَاتُ لِلَّهِ اَلسَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِيُّ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ اَلسَّلاَمُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللهِ الصَّالِحِيْنَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًارَسُوْلُ اللَّهِ اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَ سَيِّدِ نَامُحَمَّدٍ
وَعَلَى آلِ سَيِّدِ نَامُحَمَّدٍ
كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى سيِدِ نَآ إبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ سَّيِدِ نَآ إِبْرَاهِيْمَ وَ بَارِِكْ عَلَى سيِّدِ نَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سيِّدِ نَا مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى سيِّدِ نَا إبْرَاهِيَْمَ وَ عَلَى آلِ سَيِّدِ نَاإِبْرَاهِيْمَ فى اْلعَالَمِيْنَ إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ

At-tahiyyatuul-mubaarakaatush-shalawaatuth-thayyibaatu lillaah.
As-salaamu ‘alaika ayyuhan-nabiyyu wa rahmatullaahi wa barakaatuh, as-salaamu ‘alainaa wa ‘alaa ‘ibaadillaahish-shaalihiin.
Asyhadu an laa ilaaha illallaah, wa ayhadu anna Muhammadar Rasulullaah.
Allahumma shalli ‘alaa sayyidinaa Muhammad.
Wa ‘alaa aali sayyidinaa Muhammad
Kamaa shallaita ‘alaa sayyidinaa Ibrahiim wa ‘alaa aali sayyidinaa Ibrahiim wa baarik ‘alaa sayyidinaa Muhammad wa ‘alaa aali sayyidinaa Muhammad. Kamaa baarakta ‘alaa sayyidinaa Ibrahiim wa ‘alaa aali sayyidinaa Ibrahiim fil-‘aalamiina innaka hamiidum majiid.

Artinya : Segala kehormatan, keberkahan, kebahagiaan dan kebaikan bagi Allah.
Salam, rahmat dan berkah-Nya kupanjatkan kepadamu wahai Nabi (Muhammad).
Salam (keselamatan) semoga tetap untuk kami seluruh hamba yang shaleh-shaleh.
Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan melainkan Allah.
Dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah.
Ya Allah! Limpahilah rahmat kepada Nabi Muhammad.
Ya Allah! Limpahilah rahmat atas keluarga Nabi Muhammad.
Sebagaimana pernah Engkau beri rahmat kepada Nabi Ibrahim dan keluarganya.
Dan limpahilah berkah atas Nabi Muhammad beserta para keluarganya. Sebagaimana Engkau memberi berkah kepada Nabi Ibrahim dan keluarganya.

13. Salam

اَلسَّلَا مُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَتُ اللهِ

As-salaamu ‘alaikum wa rahmatullaah.

Artinya : Keselamatan dan rahmat Allah semoga tetap pada kamu sekalian.


Demikianlah bacaan-bacaan sholat lima waktu, apabila ada kesalahan penulisan huruf kami mohon maaf.