Apa untung maupun pentingnya bagi kita untuk dapat terus menjaga dan selalu berpikiran positif.
Secara garis besar manusia punya satu pikiran/kesadaran dan terdiri dari dua bagian, yaitu Pikiran Sadar dan Bawah Sadar. Kedua pikiran ini saling bekomunikasi dan bekerja dalam waktu bersamaan, secara paralel.
Pikiran Sadar adalah proses mental yang bisa anda kendalikan dengan sengaja.
Pikiran Bawah Sadar adalah proses mental yang berfungsi secara otomatis sehingga anda tidak menyadarinya dan sulit untuk dikendalikan secara sengaja.
Pikiran sadar memiliki fungsi utama, mengidentifikasi informasi yang masuk, membandingkan, menganalisis, memutuskan.
Pikiran Bawah Sadar berfungsi memproses kebiasaan, perasaan, memori permanen, persepsi, kepribadian, intuisi, kreativitas, dan keyakinan.
• Dalam pikiran bawah sadar Anda terletak kebijaksanaan tak terbatas, kekuatan tak terbatas, dan persediaan tak terbatas dari segala kebutuhan anda, yang menunggu dikembangkan dan diungkapkan. Pikiran sadar memberikan perintah, baik sadar maupun tidak, kepada pikiran bawah sadar. Ketika seseorang berpikir, ”Saya bisa mencapai itu,” berarti pikiran itu perintah kepada pikiran bawah sadar. Begitu pula saat seseorang berpikir, ”Ah, saya tak mungkin bisa,” itu artinya instruksi kepada pikiran bawah sadar untuk melaksanakannya. Dan pada saat instruksi itu datang, pikiran bahwa sadar langsung bekerja tanpa perlu membuktikannya, dan tanpa mengenal waktu, bahkan saat kita sedang tidur pulas.
Alam bawah sadar merupakan pusat dari pusat perasaan/pemikiran emosional dan mewujudkan apa yang kita fokuskan.
Seperti hukum tarik menarik, ketika kita memfokuskan diri pada hal yang tidak kita inginkan akan cukup menguras enegi; energi yang besar bahkan lebih besar dari pada energi yang kita gunakan untuk berfokus pada apa yang kita inginkan.
Kita akan selalu mendatangkan energi yang selaras dengan kita, jika diri kita positif, maka kita pun akan menerima hal positif. Dengan memahami bagaimana alam bawah sadar bekerja, bisa membantu kita mengawasi dan mengendalikan alam sadar kita.
Pertanyaanya adalah: “Apakah kita bisa mengubah keyakinan/pemikiran negatif yang sudah menjadi milik dan kebiasaan kita?” Jawabannya “Tentu bisa!” Salah satu caranya dengan mengubah pola pikir kita sendiri. Pola pikir adalah kata-kata yang berulang kali kita ucapkan pada diri kita sendiri, seperti: “Saya kurang pandai dan cerdas, jadi mustahil bagi Saya untuk mempunyai karir hebat.” atau “Saya berasal dari keluaga sederhana, hampir tidak mungkin saya bisa kaya”. Kita pun bisa memiliki pola pikir positif seperti: “Saya bersyukur atas apapun yang ada pada diri saya dan yang saya miliki” atau “Saya selalu yakin Tuhan selalu memberikan hal baik kepada umatnya.” atau “Saya yakin apapun bisa terwujud, jika Saya yakin dan punya kemauan besar”. Apakah kita memiliki pola pikir yang mengkonfirmasikan keyakinan mengenai diri kita sendiri? Apakah pola pikir dan keyakinan tersebut mendukung kita atau apakah pola pikir tersebut berlawanan dengan apa yang kita harapkan?
Selain dari kejadian-kejadian dimasa kecil, ternyata kata-kata orang juga bisa mempengaruhi keyakinan, mengenai potensi dan kemampuan untuk mengubah hidup, jika kita membiarkannya. Jika saja saat ini kita disekitar orang atau teman yang benar-benar suport kita untuk kemajuan, kalau saja sebaliknya terus menyuruh kita berhenti bermimpi dan berfokus pada kenyataan. Kita sendiri harus bisa memutuskan apakah kita akan membiarkan mereka membatasi hidup kita.
Kesimpulannya, setiap kita harus sadar bahwa masa depan tidak ditentukan oleh hal-hal yang kita bawa sejak lahir ataupun dari kejadian-kejadian dan kondisi yang kita bawa sejak masih anak-anak. Begitu juga, kita tidak bisa menyalahkan orang lain atas keberhasilan atau kegagalan kita, karena menyalahkan orang lain berarti kita telah kehilangan kesempatan untuk belajar sesuatu dan melepas tanggung jawab yang seharusnya kita ambil. Kita hanya bisa mengubah diri kita dan terus membina hubungan yang baik dengan sesama. Kita lah yang mengontrol takdir kita sepenuhnya, apapun yang terjadi atau pun yang dikatakan oleh orang lain, memberi kita kebebasan untuk menemukan jati diri yg sebenarnya dan menentukan masa depan kita.
Hasil selalu berbicara lebih keras daripada kata-kata. Dengan memilih dan berkomitmen pada kebiasaan yang baru dan positif, pada akhirnya akan dapat mengubah keyakinan dalam diri kita sendiri karena kita akan menciptakan bukti berdasarkan apa yang kita hasilkan.


No comments:
Post a Comment